Bab 34

1204 Kata

Malam minggu datang dengan sunyi yang berbeda. Rumah besar itu terasa lebih lengang dari biasanya. Lambpu ruang tengah tetap menyala, tapi tanpa suara tawa Murni, tanpa langkah berat Tora, tanpa aroma parfum keduanya yang biasanya tertinggal di udara. Sejak sore, Tora dan Murni sudah pergi. “Menikmati waktu berdua,” begitu kata Tora singkat sebelum berangkat. Nada yang terdengar biasa saja, seolah tidak ada yang perlu dijelaskan. Kirana hanya mengangguk waktu itu. Ia berdiri di teras ketika mobil mereka keluar dari halaman. Tidak ada ajakan. Tidak ada tawaran untuk ikut. Tidak ada basa-basi seperti, “Kamu mau ikut?” atau “Kita makan bersama.” Tidak. Seolah kepergiannya memang bukan untuknya. Dan itu terasa begitu jelas. Kirana menutup pintu perlahan setelah mobil itu menghilang dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN