20 | Mencengkeram Keping Asa

1502 Kata

Tak terasa, besok adalah hari H cuti Seruni untuk ikut perjalanan bisnis dengan Jagat menemui investor dari Singapur. Hari-hari yang Seruni lalui cukup pahit belakangan ini. Dia yang berlagak 'biasa' walau tahu ada wanita lain di hidup Jagat, lalu Jagat yang ... apa, ya? "Mas jadi seenaknya," gumam Seruni. Jagat menatap sosok wanita yang sejak tadi duduk di hadapannya, sama-sama sedang menikmati sarapan. "Salahmu yang nggak mau bikin kesepakatan," timpal Jagat. Seruni mengunyah pelan. "Kesepakatan yang sama sekali nggak ada untungnya buatku?" Jagat menarik napas sesaat, meletakkan sendok. "Kamu bisa letakkan poin-poin untung yang kamu mau supaya kesepakatan ini jadi mutualisme." "Sejak awal aku udah rugi banyak," timpal Seruni, tetap tenang intonasinya. "Mas jadikan aku pelindung un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN