Sandra terbangun ketika matahari telah terbenam, menyisakan langit senja yang mulai berganti petang. Ia menggeliat, merenggangkan sendi-sendi tulangnya yang terasa lelah efek dari olahraga panas yang sebelumnya ia lakukan bersama Leon. Ngomong-ngomong soal Leon, Sandra baru menyadari kalau suaminya tidak ada di sisinya. Sandra seketika terdiam. Ia bertanya pada diri sendiri. Leon ke mana? Apakah yang tadi itu halusinasinya saja? Nggak! Sandra menggeleng, menepis pemikirannya barusan. Ia yakin kalau yang tadi bukan sekedar halusinasi, tapi sungguhan. Benar-benar nyata. Ia bisa merasakan Leon berada di dalamnya. Buktinya saat ini ia berada di kamar Leon. Menyadari kamar yang tampak asing, Sandra yakin kalau ia memang berada di kediaman orangtua Leon. Tapi masalahnya ke mana lelaki itu, ke