“Ooh, di sini ternyata!” ujar Darren Clarissa langsung menoleh saat mendengar suara suaminya. Dan ternyata benar, Darren berdiri tepat di belakangnya. “Mas Darren kok bisa di sini?” tanyanya dengan wajah terkejut “Kamu boleh pergi!” ujar Darren pada anak buahnya. “Baik, Bos.” Dan setelahnya Darren duduk tepat di samping sang istri. Wajahnya terlihat dingin. Bukannya takut Clarissa justru menyengir kuda menunjukkan gigi putihnya. Karena khawatir Darren langsung menyusul istrinya ke Mall setelah meeting. Dan ternyata istrinya sedang enak-enak menikmati es krim di tangannya. “Nggak usah senyum gitu!” ujar Darren Clarissa mengerucutkan bibirnya. “Kenapa sih? Datang-datang langsung marah!” “Kenapa? Apa nggak ada pertanyaan selain kenapa?” Clarissa menggelengkan kepalanya polos.

