“Enghh..” Darren melenguh pertanda akan segera membuka mata. Ia mengerjapkan mata mencoba menetralisir penglihatannya yang masih buram. Ia menoleh ke samping menatap istrinya. Clarissa masih tidur nyenyak setelah aktivitas mereka semalam. Dan sekarang energy Darren sudah terisi penuh. Ia akan semangat menjalani aktivitasnya. “Sayang, bangun!” bisik Darren dengan suara lembut “—“ Clarissa masih nyenyak dalam tidurnya. Darren mengelus pipi Clarissa dengan Ibu jarinya. Namun hal itu sama sekali tidak membangunkan Clarissa, bahkan wanita itu tetap nyenyak dalam tidurnya. Clarissa sama sekali tidak terusik, mungkin karena kelelahan melayani suaminya. “Sayang, ayo bangun!” “Emhh..” Clarissa mulai merasa terusik. “Ayo bangun!” “Sudah mau memasuki waktu subuh.” lanjutnya “Hmm.” Cl

