Saat menikmati secangkir s**u tiba-tiba ada seseorang menutup mata Clarissa dari belakang. “Siapa?” tanyanya sembari memegang tangan seseorang tersebut “Masa nggak ngenalin suami sendiri sih?” batin Darren berucap Clarissa tersenyum ketika menyadari siapa sosok tersebut. Ia mencium aroma parfum yang setiap hari menemaninya. “Mas Darren!” “—“ “Iya, ini Mas Darren!” “Lepasin, ah! Clarissa mau minum susu.” Darren tersenyum lalu melepas tangannya. Ia pikir Clarissa tidak mengenali siapa dirinya. Darren duduk di samping sang istri. “Mas pikir langsung bisa menebak, ternyata enggak.” “Tahu kok.” “Ck,” Darren mencebikkan bibirnya tidak percaya. Clarissa terkekeh geli melihatnya. “Clarissa hanya memastikan, mas. Takutnya bukan Mas Darren.” “Mana mungkin orang lain berani melaku

