JPU (20)

1415 Kata

Darren segera menghampiri istrinya karena takut Clarissa salah paham. “Sayang…” Clarissa langsung menepis tangan Darren ketika ingin menyentuhnya. Istri mana yang tidak cemburu jika melihat suaminya bersama perempuan lain dalam sebuah ruangan? Mereka memang tidak berdua tapi hatinya terluka. Clarissa tidak suka melihatnya. “Sayang, mas bisa jelasin semuanya!” ujar Darren dengan hati-hati “Mereka siapa, mas?” “Mereka…” “Om, Tante ini siapa?” tiba-tiba Bryan bertanya membuat perkataan Darren terhenti. Amora dengan segera menarik Bryan mendekat ke arahnya. Ia merasa segan akibat tatapan Clarissa padanya. Tanpa bertanya sekalipun ia sudah tahu siapa wanita itu. Amora tidak berpikir sejauh itu ketika ingin datang ke kantor Darren. Takdir seolah mempermainkannya. “Duduk dulu, yuk!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN