Beberapa hari kemudian. Hubungan Clarissa dan Darren sudah membaik setelah mengetahui cerita yang sebenarnya. Darren sudah menjelaskan semuanya. Untung saja keluarga mertuanya percaya dan mereka kembali mengizinkan Clarissa untuk tinggal bersama. “Selamat pagi, sayang!” sapa Darren sembari memeluk Clarissa dari belakang “Eh,” Clarissa terkejut karena kedatangan suaminya yang tiba-tiba. “Kok nggak dijawab ucapan mas barusan!” ujar Darren “Selamat pagi, mas!” Darren tersenyum manis mendengarnya “Kamu lagi apa?” “Lagi bikin susu.” “s**u?” Darren mengernyitkan keningnya bertanya-tanya. Karena tidak biasanya Clarissa minum s**u di pagi hari. “—“ Clarissa terdiam. Ia baru teringat jika Darren belum mengetahui keberadaan buah hati mereka. Setelah masalah mereka selesai Clarissa

