Lima Puluh Delapan

1408 Kata

Pagi ini tidak seperti pagi kemarin, Belva membantu Bibi Mila memasak di dapur, sementara Zayn memandikan Bumi. Sedangkan ayahnya sedang terapi mandiri dengan dibantu suster. “Slow cooker siapa, Bi? Baru ya?” tanya Belva karena baru menyadari ada alat memasak baru di dapur. “Iya, dari pamannya tuan Zayn, Non. Katanya lebih bagus tekstur makanan hasilnya,” jawab Bibi. “Oh seperti itu?” “Iya, kan kakek Bumi harus makan makanan lembut. Sementara Bumi sudah bisa menu dewasa.” “Kemarin Zayn berangkat kerja?” tanya Belva seraya membalik tempe goreng tepungnya, memang namanya masih belajar sepersekian detik selalu dibolak balik tempe itu. “Berangkat sebentar, enggak sampai dua jam sudah kembali,” jawab sang bibi. Belva hanya ber-oh ria. Bibi menanak nasi dan memindahkan ke tempat khus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN