Happy Reading. "Selamat pagi, Pak." Andra datang untuk melaporkan pekerjaan, tapi tatapan dingin sang atasan membuat pria itu mematung. "Bagaimana pencariannya? Apa kamu menemukan petunjuk?" "Maafkan saya, saya belum menemukan petunjuk." Mata Alvaro menatap tajam sang asisten, seketika tubuh Andra membeku. "Apa kamu nggak bisa kerja dengan baik? Kenapa cuma cari satu orang saja kamu nggak bisa!" teriak Alvaro keras. Keringat dingin keluar dari pelipis Andra. Alvaro saat ini seperti seekor macan yang hendak menerkam mangsanya. "Saya sudah mencoba ...." "Mencoba? Lalu apa hasilnya!" teriak Alvaro lagi. "Kami masih butuh waktu." "Apa semalaman belum cukup waktunya bagi kamu buat cari istriku! Pergi dan cari lagi dia!" teriak Alvaro. Andra segera pergi dari ruangan itu dan kembali me