Happy Reading. Deby hanya menatap kosong langit-langit kamarnya. Dia tahu kalau Alvaro tadi pergi keluar, entah kemana pria itu pergi. Deby sebenarnya mencemaskan Alvaro yang keluar dalam keadaan marah. Namun dia harus bagaimana, jika hatinya sangat sakit saat tahu kalau Alvaro telah menyembunyikan berita besar tentang pertunangannya dengan wanita pilihan sang kakek. "Aku harus gimana, mas? Aku masih belum bisa menerima semua ini. Semuanya terlalu mendadak. Bagaimana dengan kakek yang memintaku untuk pergi, tetapi kau begitu marah saat aku meminta pergi, aku begitu takut dengan semua masalah ini, aku takut tidak kuat, aku tidak mau terjadi apa-apa sama kandunganku, lagian kakek juga nggak mau mengakui bayi yang ku kandung, dia hanya mengakui wanita itu yang akan menjadi menantunya," guma