Ruangan itu terkunci rapat. Rasanya percuma kalau Aruna berteriak keras dari dalam dan itu hanya membuang energi saja. Kelas itu berada di pojok dan sangat terpencil. Jarang sekali, para mahasiswa itu menggapai tempat ini. Tempat yang terkesan gelap. Awalnya memang Aruna merasa aneh, kenapa kelasnya dipindah di bawah tangga itu. Kelas ini sudah lama tidak dipakai. Hanya dipakai kalau sedang ujian semesteran saja. "Siapa yang berani melakukan hal ini pada Aruna. Kenpaa sejak ia melihat peristiwa itu, hidupnya semakin tidak aman. Selalu saja ada kejadian buruk yang menimpanya," batin Aruna lagi. Aruna memilih duduk di kursi kelas. Ia sedang memikirkan cara agar bisa keluar dari sini. "Ah iya ... Ponsel," ucap Runa langsung mengambil ponsel dari dalam tas dan mencoba membuka ponsel itu

