Ikhsan menggandeng tangan Bulan mulai dari keluar kamar hotel menuju restaurant yang ada di lantai dasar untuk sarapan pagi ini. Bulan merasa banyak orang menatap dirinya dan Ikhsan. Lihat saja, Ikhsan terlihat sangat berbeda sekali dengan Ikhsan yang dikenal Bulan selama mengajar di Pondok Pesantren. Kini, Lelaki itu terlihat semakin bijak dan dewasa. Gaya berpakaiannya pun sangat berbeda jauh. Sekarang Ikhsan sudah menjadi lelaki yang terlihat jauh lebih berekulaitas tinggi. Bulan hanya memakian gamis sederhana dan Ikhsan memkaia baju kemeja yang begitu rapi. "Ini cuma mau sarapan kan?" tanya Bulan saat berada di dalam lift. Mereka hanya berdua saja saat itu. "Hu um ... Tapi, Saya mau ketemu klien Papah dulu," jelas Ikhsan denagn suara begitu lembut. "Iya," jawab Bulan singkat. Pin

