Bulan setengah tiduran sambil menatap ke arah luar jendela. Ia juga penasaran dengan pemandangan indah yang di lihatt saat pesawat sudah terbang di atas langit tinggi. "Perlu ini? Takut bosan?" tanya Ikhsan sasmbil memberikan head phone untuk Bulan. Ikhsan sudah memasangkan beberapa lagu religi dan musik sholawatan agar Bulan ikut melantunkan dalam hati hingga perjalanan mereka di lancarkan dan di berkahi sellau sampai di tujuan tanpa kekurangan apapun. "Terima kasih Sayang," jawab Bulan dengan senyum manisnya untuk Ikhsan. "Sama -sama Sayang," jawab Ikhsan dengan senyum yang begitu manis juga membalas senyuman indah Bulan. Hati Ikhsan rasanya bergetar hebat saat Bulan memanggil kata Sayang untuknya. Sebutan yang ia minta sejak kemarin namun baru di realisasikan perlahan oelh Bulan. Me

