“Abelia Cahyo Kusumo.” Ya, namanya adalah Abelia dengan marga Kusumo di akhir dan terselip nama Kenzo di dalamnya yang merupakan satu hal special untuk Abel. Bayi kecil yang masih saja sulit untuk disentuh kulitnya. “Dia anak aku sama Ryu.” Menyebut nama istrinya yang sudah tiada, Kenzo serasa baru saja menelan paku. Papah Kusumo pun melirik Kenzo yang tatapannya tak lepas dari ranjang inkubator. Melihat dengan jelas semerah apa bola mata Kenzo dan sekeras apa rahang kokohnya sekarang, ada sesuatu yang tak bisa Kenzo keluarkan. Papah Kusumo begitu paham. “Papah akan membesarkan Abel di Jepang, selagi kamu memulihkan diri.” Kenzo memilih diam. Satu hal yang perlu diketahui, selepas obrolan di ruang rawat Kenzo yang menyatakan restu Papah Kusumo dia dapatkan, saat itu Ahra pingsan, be

