Belum pasti

1159 Kata

Memasuki kamar hotel, Sena langsung membaringkan tubuhnya di atas ranjang. Menatap langit langit kamar, dia siap diterkam. “Om, adek udah siap diterkam.” Samudera hanya bisa menarik napasnya dalam, anak ini sudah mulai lagi rupanya. “Tidur, Sena. jangan mikir yang aneh aneh.” Samudera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Rupanya, Sena tiba tiba masuk. Mengagetkan apalagi perempuan itu tiba tiba membuka pakaiannya. “Kamu mau apa?” “Ganti baju.” Sena niatnya menggoda sang suami dengan tidak berpakaian. Namun ketika hanya menyisakan baju dalam saja, Sena menatap pantulan dirinya di kaca shower. Ada beberapa bekas luka di sana. Benak sena bertanya tanya, apa suaminya sudah melihat semua ini? apa dia tidak jijik? Masa lalunya mengerikan hingga membuat bekas luka ini terlihat mengoto

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN