76. Nathan ngidam

1025 Kata

  “Ma, mau mie ayam!” “Eh buset nih bocah kenapa bangun?” serobot Yogi dengan kesal. "Mas mas, turunin aku!” pinta Yura membuat Yogi harus rela memisahkan diri dari Yura. Dengan langkah seribu, Yogi menghampiri Nathan. Melihat wajah Nathan yang berharap, membuat Yogi tidak tegaa saat ingin memarahi anaknya. Yogi menarik nafasnya dalam-dalam, berharap dia tidak akan meledakkan emosinya. “Kok bangun, Nathan sayang?” tanya Yogi selembut mungkin. “Huh papa penclitaan!” sinis Nathan. “Lah kok malah ngatain papa sih?” tanya Yogi dengan heran. Lagian dari mana anaknya tau kata pencitraan. “Aku mimpi makan mie ayam, aku mau mie ayam!” “Jam segini gak ada yang buka, sayang!” Nathan memanyunkan bibirnya. Bocah itu meringkuk kembali di ranjang. Yogi dan Yura bernafas lega karena mengira a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN