“Jangan gitu dong, Hana. Kamu kan dari dulu selalu baik mau bantuin aku. Sekarang aku kepepet banget. cuma kamu yang bisa bantuin aku.” Hana dengar Farhan hanya berharap padanya. Wajar karena dia sudah tidak dianggap sebagai calon menantu oleh orang tuanya Della. “Jangan cari aku lagi, Farhan. Aku sudah punya nikah dan hamil anaknya.” “Hana … cuma kamu yang paling baik sama aku.” Suara Farhan terdengar bersedih. Mungkin pria itu hampir menangis di panggilan telepon. “Aku sudah enggak bisa ngasih bantuan apa-apa buat kamu. Kenapa kamu enggak minta tolong sama pacar kamu aja?” “Della sudah sekarang enggak pegang uang banyak lagi. Kartu ATM-nya diambil sama papanya.” “Baguslah. Kamu tuh harusnya mikir. Di mana ada cowok minta tolong soal uang ke cewek? Harga diri kamu di mana, Farha