"Just for you know ; ada kematian yang datangnya tidak hanya sekali tapi berkali-kali dan lebih menyakitkan dari sekedar nyawa yang terpisah dari raga. Apa itu? Cobalah mencintai seseorang yang tidak bisa kau miliki , maka niscaya kau akan merasakan kematian itu berkali-kali dan lebih menyakitkan dari kematian itu sendiri." Amora. "Laki-laki yang bersama Enji? Kapan?" Tanya balik Angelina yang langsung menoleh ke arah lawan bicaranya, tapi Daniel bahkan tidak melihat ekspresi wajah adiknya saat dia interogasi. "Kakak melihat kamu di jalan saat terjebak di lampu lintas. Kau ada di mobil laki-laki itu, tertawa bersama dengan begitu lepas, dan menit berikutnya panggilan telpon dari Kakak masuk." Ucap Daniel lagi masih dengan tatapan pokus ke layar ponselnya dan percayalah Angelina langsung