Pertemuan

1069 Kata

Ratu POV Aku berlari karena telat bangun. Pak Raja tidak membangunkanku. Padahal apartemen kami bersebelahan. Aku juga sudah memberitahukan berapa nomor pin pintuku. Karena dia memaksa meminta padaku. Jadi kami tukeran momor pin pintu. Lift terbuka, aku hampir masuk. Kala aku melihat siapa lelaki itu. Dia Ramon, sepertinya dia berasal dari basemant. Sedangkan karena aku membawa motor, aku hanya memarkirkan motor ku di parkiran bagian depan saja. "Ayo masuk!" Dia berkata. Seolah memintaku untuk menemaninya masuk di salam lift itu. Aku hanya terdiam dan menggeleng. Aku tidak akan pernah mau masuk ke dalam lift itu selama dia masih ada di dalam sana. "Apakah karena kamu belum move on dariku, sehingga kamu enggak mau masuk ke dalam lift ini?" Persetan dengan semua sindirannya aku tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN