35

1442 Kata

Mata Qyra menatap sendu wajah damai Meisie yang tengah terlelap. Ia sangat bersyukur karena Meisie tidak terluka sama sekali. "Dia sudah tidur?" Kenneth bertanya pada Qyra. Qyra yang tidak menyadari kapan Kenneth masuk sedikit terkejut dengan kedatangan pria yang kini bediri di tepi ranjang. "Kau juga harus istirahat. Matamu terlihat mengerikan." Kenneth bersuara lagi. Qyra mengangkat wajahnya menatap Kenneth yang juga melihatnya. "Maaf karena aku merepotkanmu semalam." "Kau tidak melakukan kesalahan apapun semalam." Ken tersenyum kecil. "Terima kasih karena menemaniku." "Aku tidak keberatan jika kau ingin aku menemani malammu yang lain." Kening Qyra berkerut. Apa maksud ucapan Kenneth? "Aku hanya bercanda. Istirahatlah." Kenneth tersenyum sekali lagi lalu meninggalkan kamar Meisi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN