Damian kembali ke rumahnya malam itu dengan perasaan tetap gelisah. Seorang gadis kecil sudah membuatnya menjadi pria yang bimbang. Ini seperti bukan dirinya. Damian masuk ke rumahnya dengan kesal. Melewati pintu besar rumahnya yang berornamen itu. Dan seketika sebersir ingatan tentang kejadian 20 tahun lalu terputar dengan sangat jelas di otaknya. ** Flashback on "Kau sudah mengerti yang ini, sayang?" Tanya Emily, ibu Damian, yang sedang mengajari anaknya belajar. "Sudah, ibu." Damian kecil tersenyum menatap ibunya. "Bagus, anak pintar. Sekarang, belajarlah sendiri dulu ya. Ibu ingin melihat apa ayah sudah pulang." Emily mengacak pelan rambut Damian kecil. Tiba-tiba Damian terdiam dan kehilangan senyumnya. "Ibu, bisakah tidak usah mempedulikan ayah lagi, dia juga tidak mempedulik

