Bab 25 A Gentle Kiss

1449 Kata

Sam membawa Romeo ke rumah dan mengobati lukanya. Pipi Romeo lebam dan lengan Romeo juga tergores. “Ah, hanya luka kecil, Sam. Tidak apa.” Kata Romeo menenangkan, tapi Romeo terlihat meringis ketika menyentuh pipinya sendiri yang masih memerah. “Dia memukulmu sangat keras.” Sam pun mengambil buntalan handuk yang sudah diisi es batu untuk mengompres pipi Romeo. "Ah, terima kasih." Romeo pun mengompres pipinya sambil terus meringis. “Eh, itu, Tuan itu. Dia sangat menyeramkan. Tatapan matanya. Aku tidak menyukainya.” Sambung Romeo sambil membayangkan Damian. Sam menoleh ke arah Romeo. “Eh, Tuan Damian, dia memang begitu, tatapannya sangat tajam. Tapi dia tidak seburuk itu.” Sam selalu tidak suka ada yang menjelekkan Damian, secara naluriah Sam akan membela pria pujaannya itu. Sam pun la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN