Bab 104

1338 Kata

"Kalian pake aja ruangan ini. Bicara berdua. Gue standby dibawah kalau kalian perlu sesuatu," ucap Dion sambil menatap Anggita dan Radhika. Keduanya pun mengangguk. Akhirnya Anggita duduk bersama dengan Radhika diruang kerja Radhika dan Angkasa yang sudah lama tidak ditempati dan sudah beralih menjadi ruang kerja Dion. Radhika dan Anggita duduk di sofa yang berada di ruangan itu. Keduanya sama-sama terdiam. "Mas apa kabar?" "Kamu apa kabar?" Keduanya berbicara berbarengan. Radhika tersenyum tipis sementara Anggita meremas tangannya sendiri. Keduanya canggung satu sama lain setelah sekian lama tidak bertemu. "Kamu apa kabar?" tanya ulang Radhika sambil menatap Anggita lekat-lekat. Radhika jelas memancarkan pandangan yang menggambarkan kerinduan yang amat sangat pada Anggita. Sementara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN