Bab 133

1108 Kata

"Ada perlu apa kamu dateng kesini?" tanya Devano dengan nada dingin menatap Radhika yang kini duduk di hadapannya. Radhika yang datang menemui Devano di kantornya pagi ini sejujurnya datang dengan jantung berdebar. Bagaimana tidak berdebar ketika Radhika mendatangi mantan mertuanya untuk kembali meminta izin untuk mendekati kembali mantan istrinya. Radhika sudah memikirkan semua rencananya dengan matang-matang serta membawa semua rencananya dalam setiap doanya. Radhika kali ini sedang melakukan usahanya. Radhika melakukan bagian yang harus ia lakukan sementara sisanya Radhika pasrahkan pada keputusan takdir yang sudah digariskan oleh pencipta kehidupan. Radhika kini bak anak anjing yang sedang dipandangi oleh seekor singa besar yang siap melahapnya hidup-hidup. Bagaimana tidak merasakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN