"Kesedihan adalah sementara layaknya kebahagiaan. Karena roda kehidupan selalu berputar. Tidak ada kebahagiaan dan kesedihan yang menatap lama." **** Marcelle dan semua keluarganya mendatangi rumah sakit Atmadja. Rumah sakit yang sudah bersatu dengan rumah sakit milik keluarganya ini terlihat ramai setelah kedatangan keluarga Marcelle. Banyak yang penasaran dengan apa yang terjadi kepada mereka semua sehingga memenuhi rumah sakit tersebut. Bahkan orang berpakaian hitam sudah menjaga tempat itu bersamaan dengan pihak kepolisian yang memang di pangil Aidan sebelumnya. "Keluarga pasien Anton?" pertanyaan dokter yang keluar dari ICU membuat semua orang terdiam sampai seorang perpakaian polisi menjawabnya. "Keluarganya tidak ada. Beliau adalah pelaku atas pembunuhan. Bagaimana kondisinya?"

