Author POV "Papa" panggil bocah kecil itu yang tak lain adalah Adriell. "Iya Liel?" "Papa sayang tidak sama liel?" "Papa sayang dong, bahkan sangat sangat sangat sayang sama Adriell" "Kalo sama Bunda?" "Tentu sayang, kan kalian berdua sangat berarti buat papa" Adriell bangkit dari duduknya lalu mendekati Daniel untuk duduk dipangkuan lelaki itu. Daniel tersenyum tipis melihat tingkah Adriell yang membuatnya semakin gemas. "Kalo salah satu dali kita tenggelam dan tidak bisa belenang, papa bakal selamatin siapa dulu?" Daniel terdiam sejenak tidak menyangka akan mendapat pertanyaan konyol dari anaknya itu. Tanpa mereka berdua sadari sejak beberapa menit yang lalu, Lydia melihat gerak-gerik dan percakapan mereka berdua seraya tersenyum bahagia. Apalagi ketika mendengar pernyataan say
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari