Chapter 47

561 Kata

Author POV Daniel menyibukkan diri di restorannya. Salah satu usahanya untuk mencoba melupakan sosok Lydia namun NIHIL. Pikirannya semakin berpusat pada istrinya. Dia merindukan senyuman manis Lydia merindukan bibirnya bertubrukan dengan bibir mungil milik Lydia. Merindukan sentuhan Lydia yang memabukkan. Ketika tangan mungilnya melingkupi kejantanannya mengelusnya dengan ritme lambat. "Sialan" Daniel menggebrak meja didepannya dengan keras saat dirasakan kejantanannya menegang. Buku-buku yang ditumpuk dipinggir meja berjatuhan ke lantai. "Aishhh" umpat Daniel mendapati ruangannya semakin berantakan. Sudah hampir dua minggu mereka pisah ranjang, sudah dua minggu saling tak memberi kabar. Daniel frustasi Daniel ingin membawa Lydia pada pelukannya dan meminta maaf. Daniel bangkit dari du

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN