CHAPTER 54

1837 Kata

Adam terbangun dan merasakan sakit di kepalanya, dia mengedarkan pandangannya dan mengingat apa yang terakhir kali dilakukan. Saat itu dia sedang mencari si kembar yang menghilang entah kemana dan akhirnya dia menemukannya di ruang bawah tanah dengan keadaan yang benar-benar buruk. Mengingatnya lagi membuat Adam menggelengkan kepala berulang kali, dia yakin kalau itu tidaklah nyata. Bangun dari ranjang nya kemudian keluar dari ruangan tersebut. Adam mengedarkan pandangan karena tidak mendapati siapapun di pondok ini. Kemana semua orang? Tidak mungkin dia berpindah seorang diri ke atas ranjang, sementara yang Adam mengingat dirinya ada di ruang bawah tanah. Hingga telinganya mendengar suara seseorang menuruni tangga, dia menoleh dan mendapati Riana yang turun dari sana. "Astaga Adam kau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN