Hari ini Ai sudah diizinkan keluar dari rumah sakit. Akhirnya setelah hampir satu bulan ia dirawat di sana. Ai benar-benar senang bisa kembali ke rumah. Evra baru selesai mengurus administrasi sang istri saat Leela tiba-tiba muncul di depannya. Evra sedikit terkejut dengan kedatangan tak terduga itu. "Vian.." Leela tampak tengah menahan air matanya. Evra sama sekali tak mau repot memasang ekspresi ramah. Mungkin seumur hidupnya, bahkan saat kemarin pertama kali mereka bertemu setelah Leela menghilang sekian tahun, belum pernah Leela lihat ekspresi Evra seseram ini. Nyali Leela menciut dalam sekejap. Sungguh ia ketakutan setengah mati untuk mulai berbicara dengan Evra. Apalagi hal yang akan Leela bicarakan adalah sesuatu yang pasti akan membuat Evra murka. "Vian, soal.." "Apa?" Terlih

