Bab 8 Dibalik kejujuran yang tulus, selalu ada rasa penentangan. *** Martha di jalanan seperti dibawa melayang, gas yang diinjak pedalnya hampir mencapai maksimum. Dia tak habis pikir dengan pengakuan Soraya yang dia sendiri bingung harus bagaimana menanggapinya. Tidak pulang ke rumah, di tempat pemakaman umum Martha membawa dirinya sekarang. Dia tatap dua nisan yang sudah tenang dalam kepulangannya. Sesak muncul sesaat sebelum tangisan yang meluap. "Ibu… Ayah… " katanya terbata-bata. Martha mengingat satu tulisan ibunya yang diberikan ketika dua puluh tahun silam. Teruntuk anakku sayang. Putri ibu tercinta, bagaimana keadaanmu saat ini? Kamu usia berapa tahun memahami tulisan ini. Ibu tahu ini berat untukmu, tapi untuk ibu pun bukan hal yang mudah. Tolong janga

