Selamat (Selamat Tinggal)

1266 Kata

"Harusnya bukan selamat tinggal, tapi sampai jumpa lagi." *** Dita mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Dibantu oleh Ale dan Radit, Dita mulai mengemas semua barang-barang yang ia butuhkan nanti di Jakarta. Sang paman juga sudah memesankan tiket untuk Dita. "Yakin, kamu mau pergi?" tanya pamannya lagi. "Yakin, kok. Mungkin aku yang harusnya tanya sama paman. Paman yakin ngebolehin aku pergi?" Sang paman menggeleng. "Sebenernya sih, enggak." Dita tersenyum. "Kemaren udah fiks, ya. Jadi aku bisa pergi kapan?" "Siang nanti." "Oke. Berarti aku harus puas-puasin di sini, ya." "Iya. Kamu boleh main sama Radit atau Ale. Kemaren-kemaren diajak sama mereka, kamu selalu minta pulang duluan." Dita berbalik dan melirik ke arah Radit dan Ale yang masih beres-beres. "Kalian tukan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN