Tahun Membahagiakan

1159 Kata

"Ayiz, Mama berangkat dulu ya nak. Ayiz sama Papa di rumah," pamit Nila pada bocah kecil yang sedang bermain mobil-mobilan di lantai bersama Faraz. Hari ini Faraz menjaga Fariz di rumah karena tidak terlalu sibuk di kantor. "Kamu hati-hati ya sayang," kata Faraz mengelus kepala Nila saat mencium Fariz. "Mama nanti pulangnya beliin Ayiz sosis bakar, ya!" Faraz tersenyum melihat anaknya yang melepas mainannya lalu meminta sosis bakar pada Nila. Dia ingat dulu ketika Nila masih mengandung. Makanan favorit Nila hanya itu. "Ayiz mau berapa?" Fariz mengangkat dua jarinya. "Tiga ya Ma," Nila memegang tangan anaknya. "Ini tuh namanya dua sayang. Kalau tiga tambah satu jarinya, Nak," "Ayiz lupa, Ma, hehehe," "Udah sana berangkat, aku nanti ajakin dia ke rumah Mama. Biar ketemu sama Kia," Az

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN