Saat Erik ingin kembali masuk kedalam ruangan Joana, ponselnya tiba-tiba berdering. Erik mengernyitkan dahinya setelah melihat nama yang terpampang di layar ponselnya. “Setelah kemarin menghilang tanpa kabar, baru hari ini cecunguk ini menghubungiku” Erik bermonolog sambil melihat ponsel nya. Tak ingin membuang-buang waktu, Erik langsung mengangkat telepon dari anak buah tuannya. “Ada apa?” taya Erik langsung tanpa basa-basi. “Aku akan kesana membawa tuan muda, ini perintah dari tuan Robby” Erik tampak bingung mendengar ucapan dari Raymond. “Apa maksudmu?” tanya Erik. “Aku tidak ingin menjelaskannya sekarang, kau akan mengetahuinya nanti. Kau cukup tunggu aku di lobi rumah sakit, aku akan membutuhkan bantuanmu nanti” “Hei! Beritahu aku sekarang, aku—” ucapan Erik terpotong saat Raymo