Serpihan jiwa sisa kedua menghujam titik kebocoran, kembali sedikit memperbaiki kerusakan. Gautama, terus melanjutkan hingga mencapai lima Beast dikorbankan untuk serpihan Jiwanya menjadi penambal lubang kecil bocornya dinding segel formasi. "Sebenarnya dari mana asal segala pengetahuan yang ia miliki? Padahal sekedar Boneka Bernyawa!" Pada sisi ujung lain, Zota yang sedari awal tak pernah lepas sorot matanya memandang punggung Gautama untuk menyaksikan segala aksinya, kini mulai menggumam kalimat tanya. Lengkap dengan ekspresi wajah kerutan kening heran. Bagaimanapun juga, cukup wajar Zota menjadi begitu heran. Karena jika dibandingkan dengan kawanan Boneka Bernyawa lain milik Theo yang saat ini sedang ditempatkan tinggal dalam dunia kecil Istana Emas, sosok Gautama benar-benar tampil

