#34

1178 Kata

Nining duduk terdiam di kursi. Teras yang masih sepi, lingkungan yang hening membuat kesedihannya semakin memuncak. Entahlah dosa apa yang sudah diperbuat wanita baik seperti Nining sehingga dia mendapat cobaan sehina itu. Nining pun tak tahu. Menghela napas, Nining menyeka air mata yang tak terasa luruh membasahi pipi. "Sabar, Ning. Tuhan gak akan ngasih cobaan melebihi kemampuan hamba-Nya. Kamu pasti bisa buktiin kalau kamu gak salah." Walaupun dia tak yakin, dia tetap optimis dengan keadilan yang diberikan Tuhan untuknya. Dari samping, seorang wanita memandang Nining dengan ragu. Dia ingin mendekat, tapi takut mengganggu. Akhirnya, walaupun setengah memberanikan diri, dia mendatangi rumah Nining. "Permisi. Mba Nining, maaf mau tanya. Apa baju saya kebawa sama Mba Nining? Soalnya sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN