“Aku harus membunuhnya. Dia berani melayangkan tangannya ke My Star.” ─Rain─ *** “Anak?” “Temanku bilang, anak pemilik klab yang berulang tahun.” Bayu kembali tertawa. “Pemilik klab adalah pamanku. Aku hanya menggertak pria m***m itu.” “Oh, begitu.” “Acara utamanya sudah berakhir satu jam lalu, dan di dalam hanya tinggal musik berisik dan anak-anak muda yang hang over. Kenapa malah datang di saat paling berbahaya begini? Kamu sendirian pula.” “Ada sedikit urusan tadi, dan temanku sudah di dalam.” Bayu tidak mengatakan apa-apa lagi. Kami berjalan menuju klab, tampak beberapa tamu mengantri di depan pintu masuk, menyerahkan undangan ke penjaga. Aku baru akan berbaris di antrian ketika Bayu menggeleng pelan, dan menarikku ke pintu khusus. “Kamu bersamaku, jadi nggak perlu men