“Selamat datang Mr. Lewis” Ucap Abdulla, pria paruh baya dengan dishdasha dan kufiya-nya saat Christoff datang ke kediamannya. “Terima kasih Mr. Majid. Suatu kehormatan bisa bertemu dengan Anda” Ujar Christoff yang dibalas senyuman oleh Abdulla. “Silakan duduk” Pintah Abdulla. Christoff dan Layla pun mengikuti ucapan Abdulla dan duduk tak jauh dari pria itu. “Maaf kita baru bisa bertemu hari ini” Ucap Abdulla. “Tidak apa-apa, Mr. Majid. Saya mengerti” Ujar Christoff. Seorang pelayan lalu datang membawa minuman menginterupsi pembicaraan mereka. Setelah pelayan itu pergi, barulah mereka kembali melanjutkan pembicaraan mereka. “Saya tidak pandai berbasa-basi, jadi boleh kita langsung ke intinya?” Tanya Abdulla. “Tentu” Ucap Christoff. Abdulla pun mulai menjelaskan perusahaan dan gedun

