Niatnya untuk pergi ke tujuan traveling selanjutnya pun harus tertunda lantaran Christoff meminta untuk menetap di hotel tersebut selama beberapa hari lagi. Dan di sinilah ia dan pria itu berada, menghabiskan waktu di dalam kamar di atas tempat tidur seharian. Tentu saja tanpa mengenakan sehelai benang pun. Amber menyandarkan kepalanya pada d**a bidang Christoff seraya memainkan jarinya di sana dengan pria itu yang mendekapnya erat. Sementara Christoff memejamkan matanya menikmati sentuhan itu walau harus menahan erangannya. “Christoff” Panggil Amber yang hanya dibalas deheman oleh Chriatoff. “Apa yang membuatmu ragu waktu itu?” Tanyanya. “Ragu? Tentang apa? Kapan?” Tanya Christoff. “Saat aku bertanya apa kau akan menikahiku? Waktu itu kau hanya terdiam” Ucap Amber membuat Christ

