Amber menghela nafas saat lagi-lagi ia melihat jam yang telah menunjukkan pukul 08.00 malam yang itu berarti kalau hari ini ia lembur lagi. Setelah selesai meregangkan otot-ototnya, ia pun mulai membereskan barang-barangnya untuk pulang. Setelahnya, barulah ia keluar menuju basement. Namun saat ia sedang dalam perjalanan pulang, tiba-tiba mobilnya memberikan tanda-tanda akan mogok. Dengan sigap, Amber pun menepikan mobilnya. Ia lantas mengecek bensin mobilnya yang ternyata masih tersisa banyak, jadi tak mungkin mobilnya mogok karena kehabisan bensin. Dan satu-satunya alasan mobilnya mogok adalah karena mesinnya. Ia pun memutuskan keluar dari mobilnya lalu mengecek mesin mobilnya dan menemukan kenyataan kalau ia sama sekali tak mengetahui perkara mesin-mesin itu. Saat ia sedang sibu

