Chapter 21

1493 Kata

“Bagaimana kabar wanita itu?” Tanya Chandra begitu pria itu memasuki ruangan Christoff. “Tumben kau menanyakannya. Kupikir kau sudah muak mendengar namanya” Sindir Christoff. “Meski aku muak mendengar namanya, aku tetaplah manusia yang memiliki hati nurani. Seorang wanita yang tidak memberi kabar seharian itu bukanlah hal yang harus diabaikan” Dengus Chandra. “Kemarin kau izin seharian dan menyerahkan semua tugasmu padaku, jadi pasti kau telah tahu bagaimana kabar wanita itu” Lanjutnya.    “Ya. Aku datang ke perusahaannya untuk menemuinya dan meski dari luar dia terlihat seperti biasa, tapi aku yakin kalau dia tidak sedang baik-baik saja. Matanya bengkak dan dia berbohong tentang hal itu” Jelas Christoff.    “Memangnya kau siapa sampai dia harus jujur setiap saat padamu?” Ucap Chandra

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN