81. Epilog

2246 Kata

Semua kaum adam sibuk memasukkan koper dan barang-barang lainnya ke dalam villa yang mereka sewa di area kebun teh Lembang. Sedangkan kaum hawa sibuk membuat membawa makanan ke dapur dan membuat minuman untuk mereka semua. "Bandrek atau teh manis saja?" Ulfa menoleh ke arah Devi yang sedang menyusun makanan ke dalam toples serta memindahkan brownies dan blackforest dari kardus ke piring. Sedangkan Sinah sibuk memasukkan bahan makanan ke dalam kulkas. "Bandrek saja buat yang cowok, kalau kita teh manis saja bagaimana?" usul Sinah membuat Devi mengangguk setuju. "Ok, gue bikin empat gelas bandrek dan tiga gelas teh manis." Ulfa mulai menjejerkan tujuh gelas dan membuat apa yang telah mereka sepakati. "Di luar mendung, kayaknya mau turun hujan deh nanti malam." Sinah menyudahi aktivitasn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN