76. Part ReFa 3

990 Kata

Refi menatap Ulfa yang menunduk, istrinya itu sudah sepuluh menit duduk di atas ranjang tanpa suara. Refi sendiri masih berusaha meredakan emosinya. Dirinya tidak ingin kelewat batas atau melukai Ulfa. "Aku bisa jelaskan, Kak." akhirnya suara Ulfa yang memecah keheningan di antara mereka. Refi menatap Ulfa intens, napasnya dia buang secara kasar. Melihat wajah Ulfa sembab membuat Refi tidak tega jika terus bersikap dingin seperti sekarang. "Jelaskan, kenapa kamu bisa berdua-duaan sama Reno di kafe? Kamu kan sudah janji enggak akan menemui dia, Ulfa. Tapi kenapa kamu rusak kepercayaan aku?" Refi menunjuk dadanya sendiri berulang kali. Ulfa mencoba menarik napas dalam-dalam dan mengembuskannya perlahan-lahan. Doa Ulfa sekarang semoga Refi percaya dengan dirinya. Flashback On. Ulfa seda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN