Bridesmaid - 66

1588 Kata

Clara yang masih anak baru, tidak tahu letak kantinnya di mana. Untung saja, ada Mesty dan Cici yang bisa langsung akrab dengannya. Clara ikut bergabung dengan dua seniornya itu. "Itu ada meja kosong, tapi kursinya cuma dua," ujar Mesty. Bahu Clara merosot. Masa iya ia harus mengalah? Tapi ia kan juga lapar. Sedangkan ia hanya anak baru di circle pertemanan Cici dan Mesty. Tidak mungkin kan, Clara nekat menyerobot tempat salah satu dari mereka? "Kita tunggu aja sampai ada kursi kosong satu lagi, nanti kita gabungin. Gimana?" usul Cici. Mesty mengangguk, lalu menoleh ke arah Clara yang masih terdiam. "Oh?" kaget Clara saat merasa diperhatikan. Ia pun segera paham dengan maksud dari tatapan Mesty untuknya. "O- oh i- iya. Aku mah ngikut aja gimana baiknya, Mbak. Hehe," sahut Clara pada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN