SB S2 || AKHIR

2002 Kata

Shawn kaku, mendengar tembakan dan pelukan dari Ellie secara bersamaan, tangannya kini penuh darah, bukan darah milik Shawn, melainkan milik Ellie. Shawn menangis dia tidak peduli dengan orang yang sudah melarikan diri setelah menembak nya. Shawn berteriak meminta tolong, dia membopong Ellie yang wajahnya semakin memucat karena banyaknya darah yang keluar dari tubuhnya. Shawn mencoba menutup darah itu dengan tangannya tapi mustahil, darah itu tetap keluar seolah-olah ingin menghabiskan semua stok darah milik Ellie. Daddy Ellie sejak tadi hanya terdiam melihat tubuh anaknya yang berlumuran darah. “Jangan diam saja! Ayo kita ke rumah sakit!” teriak Shawn yang menangis karena tidak bisa berpikir lagi. Sopir Daddy Ellie langsung melajukan mobilnya, dengan kecepatan yang lebih mereka menuju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN