Bernald masuk ke Homilen dengan tatapan kosong, semuanya begitu cepat. Kepergian kakaknya juga kepergian ibunya. Sebuah pukulan berat bagi Bernald. Pertarungan sudah berakhir. Meski kekurangan pasukan, Steve berhasil memanfaatkan sihir dan kemampuannya, beruntung mereka mendapat bantuan dari Higrid. Steve langsung berlari ke Homilen begitu pertarungan berakhir. Entah kenapa firasatnya tidak enak. Begitu lelaki itu membuka pintu dia langsung disambut dengan pemandangan yang tak pernah dia inginkan seumur hidupnya. Amanda terbaring di barami dengan wajah yang sangat pucat. Sementara di lantai Alex tengah menangis sambil menggenggam tangan istrinya. Tanpa diberitahu apa yang terjadi, Bernald tahu semuanya meski itu sulit diterima. “Bunda,” matanya langsung berkaca-kaca, bukan hanya Bernald