“Kenapa aku merasa pernah melihatnya, tapi aku lupa di mana.” Gumam Gerald di tengah perjalanan menuju ke rumah. Jihan hanya tersenyum mendengar pria itu bergumam demikian karena dia juga merasakan hal yang sama. Akan tetapi Jihan masih belum tahu apa itu. “Kita ke mana?” Tanya Jihan karena pikirnya pria itu akan mengantarkan dirinya kembali ke kantornya. “Makan lalu pulang, kamu ingin aku mengantarmu ke suatu tempat?” Tanya pria itu seraya menggenggam tangan kanan Jihan kemudian mencium punggung telapak tangannya. Pria itu sejak tadi melihat baju basah yang dikenakan oleh Jihan. Pakaian dalam Jihan terlihat jelas dari luar shirt lengan panjang warna cerah yang dia kenakan, jika sebelumnya dia memakai jaketnya saat masuk ke dalam mobil wanita itu melepaskannya karena jaketnya basah kuyu

