Sore itu Rafa dan Luna benar-benar langsung mengemasi barang-barang mereka juga menambah satu koper lagi untuk membawa oleh-oleh untuk kedua orang tua mereka. Senyum di wajah Luna masih senantiasa terpancar saat mereka akan bersiap cek out dari hotel tempat mereka menginap, hingga mereka sampai di bandara, Rafa masih senantiasa merangkul pinggang Luna. Selama mengudara, Luna sempat tertidur dan terbangun saat sudah berada di Indonesia dan sudah di dalam mobil yang akan membawa mereka ke rumah. "Apa kita sudah sampai, sayang?" Tanya Luna saat terjaga dari tidurnya karena posisi tidurnya yang sangat tidak nyaman. Luna menyadari jika dia tidak berada di pesawat lagi, tapi di dalam mobil. Luna langsung merogoh saku tasnya dan melihat layar ponselnya untuk melihat waktu di layar ponsel itu.