PART 62 - RENCANA ABIL MAULANA. Tengah malam Nadya terbangun, rasanya haus sekali. Ketika ia hendak bangun, ia keheranan melihat Arkhan tidur satu ranjang dengan dirinya. Kembali memeluk tubuhnya. Bukankah suaminya tidur dengan Suci? Padahal jelas-jelas ia melihat suaminya memasuki kamar Suci. Dan ia mengingat sudah mengunci pintu kamarnya. Ia memang memutuskan tidur setelah makan malam. Rasanya tak nyaman ikut bergabung bersama keluarga Arkhan dan ada Abil Maulana juga di sana. Melihat Arkhan dan Suci bercengkrama juga Mauren. Hatinya tidak sekuat itu. Apalagi melihat tawa bahagia Mauren dalam pelukan Arkhan, dengan Suci duduk di sampingnya. Abil pun terlihat bahagia melihat keharmonisan mereka. Nadya merasa tersisihkan, jadi tidak salah jika ia akan memilih pergi dari sini jika