Seowoo yang sudah dalam keadaan lelah karena belajar seharian, hanya mengangguk sebagai balasan perkataan ibunya yang lebih terdengar seperti sebuah perintah, dan berjalan dengan lesu menuju kamarnya. Sesekali ia mematahkan kepalanya ke kiri dan ke kanan serta memijat leher belakangnya yang terasa begitu pegal. Ibunya hanya menatapnya dengan ekspresi biasa dan tidak terlalu memperdulikannya. Ia berbalik untuk mengunci pintu dan langsung kembali ke kamarnya yang bersebrangan dengan Rei. Di dalam kamar mandi, Seowoo membiarkan dirinya dihujani air yang keluar dari shower. Dirinya hanya diam dengan kepala mendongak sambil memejamkan mata, membiarkan air shower yang hangat itu menerpa wajah dan juga tubuhnya. Meskipun tadi ibunya meminta untuk berbicara dengannya sebentar, Seowoo memilih untu

